Tips Panduan Cara Bersikap Saat Interview Kerja

Ilustrasi Interview Kerja
Selain kecerdasan serta kemampuan, kepintaran dalam membawa diri juga dinilai saat wawancara kerja. Bahkan karakteristik ini sering menjadi hal utama yang dilihat perekrut ketika menerima seorang karyawan. Untuk pelamar yang belum pernah melakukan interview sama sekali wajar jika merasa gugup serta kikuk. Namun hal tersebut tentu saja bisa diatasi. Bagaimana caranya? Pertama tentu Anda harus menyuaikan pakaian dengan industri atau posisi yang ingin dilamar. Namun pilih yang nyaman agar Anda tidak merasa aneh dan lebih percaya diri. Untuk mempelajari cara memenangkan hati perekrut dengan bahasa tubuh lebih lanjut, simak lima tips berikut:

1. ‎Cara Jabat Tangan

‎Setelah melihat penampilan, kesan pertama juga diterima dari cara menjabat tangan. David Alssema, seorang ahli bahasa tubuh menyarankan agar Anda menyamakan atau mengikuti cara bersalaman perekrut. Dengan begitu Anda bisa lebih mudah disukai.

Misalnya ia menjabat tangan dengan erat dan sedikit ditahan, maka Anda jangan buru-buru melepas salaman. Namun jangan pula terlalu bersemangat karena bisa menggambarkan bahwa Anda orang senang mendominasi.


2. Duduk Berdekatan

‎Berhadapan mungkin adalah cara duduk paling umum ketika wawancara kerja. Menurut Nick Morgan, seorang ahli pidato, cara itu memudahkan perekrut melihat kita namun membuat kita sulit membuat impresi. Ia menyarankan jika bisa Anda sedikit memindahkan kursi untuk lebih depat atau duduk di sisi yang sama. Kemudian bicaralah dengan sedikit mendekat namun jangan berlebihan.

"Kita akan meningkatkan kepercayaan dan koneksi dengan orang ketika kita berdekatan, meski tidak banyak," ujar Nick.

3. ‎Hindari Menyilang Tangan

Entah karena gugup atau kebiasaan, para pelamar kerap menyilangkan tangan ketika tengah wawancara. Namun hindari gestur tersebut jika tidak mau dianggap berkepribadian tertutup. Menyilangkan tangan bisa menggambarkan Anda tidak tertarik dengan kegiatan atau orang yang tidak mau belajar.4. ‎Jaga Kontak Mata
Ketika interview hindari melihat-lihat ke berbagai penjuru ruangan. Karena hal itu bisa menjadikan Anda terlihat sedang bosan. Tapi jangan pula terlalu intens dalam menatap mata lawan bicara. ‎Patti Wood, seorang ahli bahasa tubuh mengatakan jika mengalihkan pandangan adalah hal wajar saat menjawab pertanyaan karena otak Anda berpikir. Namun ingatlah untuk selalu kembali melihat mata perekrut saat selesai memberi penjelasan.

5.‎ Bernafas Tenang

Saat seseorang merasa gugup ritme bernafasnya menjadi lebih pendek. ‎Hal ini kadang membuat orang jadi kurang jernih dalam berpikir. Maka dari itu, penting untuk selalu mengambil nafas serta membuangnya secara pelan. Mungkin Anda akan terlalu gugup saat wawancara kerja sehingga tidak bisa mengontrol cara bernafas. Untuk itu berlatih lah sebelum mulai interview.
Previous
Next Post »